Arsip Bulanan: Mei 2011
Kesadaran Berlalulintas Masuk Kurikulum Diknas
Satuan lalu lintas Polres Kolaka melakukan pelatihan bagi para guru baik tingkat SMP maupun SMU sederajat di aula Mapolres Kolaka. Acara diikuti 50 orang tenaga pendidik se- Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kasat lantas Polres Kolaka, Iptu Muhajir Almuraj, mengatakan bahwa pelatihan tentang kesadaran berlalu lintas bagi siswa akan mulai diterapkan tahun ini. “Pelaksanan kurikulum ini sesuai dengan MoU yang dilakukan antara Polda Sultra bersama dengan Kadiknas Sultra beberapa waktu lalu.,” katanya.
Menurutnya, program ini memiliki nilai strategis dalam rangka mendidik siswa tentang lalu lintas. Karena, program ini nantinya akan dimasukkan sebagai mata pelajaran di sekolah-sekolah. “Untuk itu, kami memberikan pelatihan kepada guru baik di tingkat SMP maupun SMU sederajat dan pemateri yang dihadirkan selain dari Polda Sultra juga ada dua orang guru sekolah SMP dan SMA dari Kendari,” Ungkapnya.
Pentas Arogansi
KONGRES PSSI gagal menghasilkan pengurus baru. Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar menutup kongres di tengah jalan dengan alasan situasi tidak kondusif.
Kongres yang semestinya menjadi awal kebangkitan prestasi justru menjadi pentas arogansi.
Padahal, kongres kali ini bukan sembarang kongres. Ia instruksi langsung FIFA lewat Komite Normalisasi yang diketuai Agum Gumelar, menyusul kekacauan kongres di Pekanbaru, 26 Maret lalu. Jelas, tugas Komite Normalisasi ialah menormalkan persepakbolaan nasional yang karut-marut setelah delapan tahun dikelola Nurdin Halid dan sekutunya.
Read the rest of this entry
Insentif bagi Kemalasan
PRODUKTIVITAS kerja yang rendah di negeri ini sudah lama dikeluhkan. Kondisinya bisa bertambah parah akibat kebijakan pemerintah yang gemar menetapkan cuti bersama.
Kritik telah sering dilontarkan agar pemerintah mengurangi cuti bersama. Namun, pemerintah tidak mendengar. Melalui surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri, yakni menteri agama, menteri tenaga kerja dan transmigrasi, serta menteri negara pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi, pemerintah menetapkan hari ini, Senin, 16 Mei, sebagai hari libur untuk cuti bersama.
Read the rest of this entry
10 Kisah Unik Pilot Paling Luar Biasa di Dunia
Kabur Dulu Cekal Kemudian
DI Republik ini, muslihat seperti sudah menjadi makanan sehari-hari. Apalagi bagi mereka yang diduga menilap uang rakyat, bahkan yang sudah divonis sebagai koruptor, akal bulus menjadi jalan keluar paling nyaman.
Celakanya, hukum beserta aparatusnya tidak berdaya menghentikan perilaku culas itu. Hukum sering kalah cepat dan kalah gesit beberapa langkah daripada para pelaku muslihat busuk tersebut.
Read the rest of this entry
Tikus Yang Paling Pemberani
Read the rest of this entry
Peter Pan Syndrome, Sindrom Pria Dewasa yang Kekanak-kanakan
Humbelina Robles Ortega, profesor dari Department of Personality, Evaluation and Psychological Treatment di University of Granada memperingatkan bahwa orangtua yang terlalu melindungi anak (overprotective) bisa membuat anaknya mengembangkan Sindrom Peter Pan.
Read the rest of this entry
Piala Sudirman: Indonesia Gagal ke Final

Alvent Yulianto Chandra dan Mohammad Ahsan, sempat memperkecil kekalahan Indonesia.
Tim Indonesia gagal melangkah ke babak final kejuaraan bulu tangkis Piala Sudirman di Qingdao Sport Center Gymnasium Qingdao, China, Sabtu (29/5) malam, setelah dikandaskan Denmark 1-3 dalam semifinal.
Dengan hasil ini Denmark bakal menantang unggulan pertama, China, pada partai puncak, Minggu (29/5). Sementara itu Indonesia dan Korea Selatan harus puas di posisi ketiga.
Dalam semifinal antara Indonesia melawan Denmark, kemenangan Denmark ditentukan partai keempat tunggal putri Tine Baun setelah sebelumnya kedudukan 2-1 untuk Denmark.
Tina Baun berhasil mengalahkan tunggal putri Indonesia Ardiyanti Firdasari dengan angka 21-13, 21-13 dalam waktu 34 menit.
Pada partai pertama yang memainkan nomor ganda campuran, pasangan Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah dipaksa mengakui keunggulan pasangan Joachim Fischer Nielsen/Christinne Pedersen dengan rubber set, 21-15,11-21, dan 13-21 dalam waktu 63 menit.
Rahasia Pelipur Lara
ADALAH Panglima Besar Nuruddin Mahmud al-Zinki (sebagian menyebutnya Zanki) yang berada di Damaskus. Saat itu sedang berkecamuk Perang Salib. Mendengar Tentara Salib telah masuk ke pesisir Mesir dan berhasil mengepung kaum Muslimin di kota Dumyat, Mesir, hati Nuruddin merasa gundah dan gelisah. Senyumnya yang kerapkali menghiasi wajahnyapun terlihat sirna. Imam Masjid Omawi merasa iba dan turut sedih melihatnya. Imam Masjid tersebut ingin memberikan pelipur lara untuk menghibur beliau agar dapat tersenyum.
Ba’da shalat, Imam menyampaikan dalam halaqah (pengajian) yang biasa dihadiri Nuruddin. Dibacakanlah sebuah hadits Rasul saw, yang setiap orang mendengar hadits tersebut pasti tersenyum. Ketika semua orang tersenyum mendengar hadits itu, Nuruddin Zinki masih belum bisa tersenyum. Dengan keheranan Imam bertanya kepada Nuruddin, ”Mengapa Paduka tidak tersenyum, saat semua orang yang mendengar hadits tersebut tersenyum?” Read the rest of this entry
Tuntunan Pemberian Nama (Nama-Nama yang Makruh)
Nama-nama yang makruh untuk diberikan kepada bayi:
- Dimakruhkan memberi nama yang mengandung arti keberkahan, kebaikan atau yang menimbulkan rasa optimis, seperti nama Aflaha(beruntung), Naafi‘ (bermanfaat),Rabaah (keuntungan), Yasaar(kemudahan) dan lain-lain. Fungsinya agar tidak menimbulkan ganjalan dalam hati ketika yang dipanggil tidak berada di tempat sehingga dikatakan, “;Tidak ada”, sehingga seakan-akan mengatakan bahwa (misalnya) “Keberuntungan tidak ada”.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,و لا تُسَمِّيَنَّ غُلَامَكَ يَسَارًا وَ لاَ رَبَاحًا وَ لاَ نَجِيحًا وَ لاَ أَفْلَحَ, فَإِنَّكَ تَقُولُ : أَثَمَّ هُوَ؟ فَلاَ يَكُونُ فَيَقُولُ: لاَ
“Jangan kalian namai hamba sahaya (atau anak) kalian dengan nama Yasaar, Rabaah, Najiih dan Aflaha. Sebab apabila kamu bertanya, “Apakah dia ada?” Jika ternyata tidak ada maka akan dijawab, “Tidak ada.” (HR. Muslim no. 2137) Read the rest of this entry






