Hubungan Internet dengan Produktivitas

Tidak diragukan lagi, bahwa intenet dan web (dunia maya) sangat mempengaruhi dan telah memasuki kehidupan kita Populasi dunia pengguna internet di dunia diperkirakan telah mencapai 1,2 milyar pada tahun 2006 dan 185 juta diantaranya ada di Amerika Serikat 1)Dunia elektronik ada dimana saja, Internet dan web juga ada dimana-mana, dunia maya telah menembus segalanya.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kebijakan Komunikasi (Center for Communication Policy) di Universitas California, Los Angeles yang bekerja sama dengan beberapa Universitas international, telah mempelajari dampak TI sekaligus perubahan sikap dan tingkah laku manusia terkait dengan TI. Sebagian hasil dari penelitian menyebutkan bahwa : kelompok umur 18-27 tahun yang disebut sebagai generasi millennium, Gen Y atau Generasi Internet, sangat tertarik pada TI. Delapan puluh lima persen dari mereka menggunakan computer dan 78 % nya memakai internet. Lebih dari 80 % mahasiswa memperoleh akses interner yang sangat cepat sehingga mereka dapat mengakses musik, dan video secara mudah. Banyak mahasiswa yang melakukan beragam aktivitas sekaligus (mendengarkan musik, menonton TV, berselancar di internet, berbicara ditelepon dan mengirim email kepada teman-temannya- bahkan kadang-kadang juga diselingi dengan belajar. Sehingga bagi generasi ini seolah-olah internet bagai udara untuk bernafas 2).

Seberapa produktifkah TI membantu kita ?
Penyalahgunaan Teknologi dengan segala kemampuannya, komputer memaksa perusahaan-perusahaan AS mengeluarkan uang puluhan milyar dollar dalam satu tahun untuk biaya downtime, pemeliharaan, dan pelatihan, permainan game yang tidak berguna dan kelebihan informasi.3). Pegawai akan terlihat sibuk saat mereka memandangi layar komputer dengan mata berkedip-kedip. Akan tetapi kadang kala mereka hanya bermain game, atau sedang mengunjungi situs pribadi atau pornografi. Sebuah studi menemukan bahwa jelajah web rekreasi (recreation web) mencapai hampir sepertiga dari waktu online pegawai kantor.4).

Sibuk dengan masalah sepele. Penelitian yang dilakukan Universitas Stanford dan Nie sebagai pimpinannya menemukan bahwa email sampah dan pemeliharaan komputer menghabiskan cukup banyak waktu untuk online setiap harinya (Nie et al, 2004). Hal lain terkait dengan pemborosan waktu adalah hal-hal remeh yang dirasakan pegawai terkait dengan perangkat keras, lunak, dan koneksi online. Seperti menunggu program berjalan, mengecek akurasi output, membantu rekan sekerja menggunakan aplikasi, dan dukungan teknis lainnya. Juga masalah gangguan spam, virus dan gangguan koneksi internet lainnya (unplug cable, mis-channel wifi / LAN connection, Miss Set-up internet Connection, switch hub-off conection, dll)

Beban Informasi dan Beban Kerja yang terlalu banyak. Menurut Futuris Paul Saffo, dalam salah satu pendapatnya mengatakan bahwa , Sekarang siapa saja yang punya laptop adalah seorang penggila kerja yang tidak punya waktu untuk bersantai. Jika anda membawa laptop di pesawat, sejatinya anda berada dalam belenggu elektronik sesorang.5). Stephen Roach, Senior Ekonom Morgan Stanley Dean Witter, mengatakan, : Rahasia kotor pada era informasi adalah meningkatnya beban kerja pada jam-jam diluar jam kantor resmi……budaya 24 jam 7 hari merupakan endemik bagi ekonomi berkabel…. akan tetapi peningkatan produktivitas bukan lagi sekadar soal bekerja, tetapi soal menambah lebih banyak nilai per unit waktu kerja.

David M. Levy, ilmuwan komputer pada Universitas Washingto, menegaskan bahwa kapasitas dan kecepatan kerja kita tidak menyisakan ruang untuk berpikir) dan ditambahkan oleh Bill Mc Kibben, penulis Enough : Staying Human in an Engineered Age, : Ada bahaya yang nyata yaitu bahwa seseorang hanya menyerap dan merespons banjir informasi, bukannnya menyediakan waktu untuk berpikir.

Kecanduan internet, terkadang diikuti dengan ketergantungan lain-kecanduan data- ujar psikiater Universitas Harvard, Edward Hollowel dan John Ratey. Stimulasi konstan yang diberikan oleh data masuk dan multitasking yang konstan menghasilkan kondisi yang dinamakan Pseudo-attention deficit disorder. Penderitanya menurut satu deskripsi menjadi frustasi dengan proyek jangka panjang, mengalami stres akibat paparan informasi secara konstan.
Bagaimana menurut anda ? seberapa efektifkah internet dapat menunjang produktivitas kinerja , lingkungan kerja dan keluarga anda?

Sumber :

1. Using Information Technology, Brian K.William, Stacey C. Sawyer, Andi, Jogjakarta,Ed1, 2007
2. http://www.clickz.com/statz/sectors/geographies/article.php. Clickz Network. September 2004
3. http://www.pew internet.org/pdfs/. Deborah Falllows, January 2005.
4. Jonathan Marshal,Some Say High-Tech Boom is Atually a Bust. San Francisco Chronicle, July 10, 1995.
5. Surfwatch Checknet dkk, Cyberslacking, Newsweek, Nov. 29, 1995. p.1A,2A.
6. Paul Saffo, Pulling the Plug, San Fransisco Chronicle, Dec 18, 2004. p.53

About labarasi

Guru Matematika

Posted on Juni 4, 2011, in kesehatan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Back Link

  • %d blogger menyukai ini: