Pemerintah Serius Menangani ‘Contek Berjama’ah’ dalam UN 2012

Para pengawas ujian nasional (UN) tahun 2012 akan serius melakukan pengawasan terhadap pola jawaban para peserta UN. Hal ini untuk mengetahui ada tidaknya contek massal yang dilakukan oleh para peserta UN.


“Untuk menghindari adanya dugaan contek massal yang pernah terjadi pada pelaksanaan UN tahun lalu, maka pemerintah akan tetap mengawasi pola jawaban siswa atau peserta UN,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (2/12).

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini menjelaskan, dari pola jawaban para siswa tersebut dapat diketahui apakah terjadi contek massal atau tidak. Ia pun mengingatkan adanya kejadian dugaan contek massal di SDN Gadel, Surabaya, Jawa Timur pada UN 2011 lalu.

“Waktu di Gadel itu kan ada kelas yang pola jawabannya tidak sama. Meskipun iya memang ada instruksi (mencontek) dan itu sudah ditindak, tetapi apakah dengan adanya instruksi itu serta merta terjadi contekan? Kan ini harus dibuktikan. Buktinya dilihat dari mana? Ya ini dari lembar jawabannya,” jelas Nuh.

Dikatakan, pengawasan pola jawaban ini merupakan cara yang sudah lazim digunakan untuk membuktikan kebenaran dalam kasus contek massal. “Ini suatu analisis yang sering dan lazim digunakan oleh berbagai pihak untuk membuktikan sesuatu dugaan contek massal. Maka itu, ini akan tetap menjadi perhatian kami di dalam pelaksanaan UN tahun ini,” tandasnya.

Nuh menambahkan, tim pengawas perguruan tinggi negeri juga akan diturunkan dalam pelaksanaan UN untuk menindak dan memvalidasi Lembar Jawaban UN (LJUN) yang terbukti mencontek. Kemudian, mengirimkan hasilnya ke penyelenggara pusat. Dingatkan pula, penyelenggara UN Tingkat Provinsi  mengirim nilai sekolah ke penyelenggara pusat paling lambat satu minggu sebelum UN.

Sumber : jpnn.com

About labarasi

Guru Matematika

Posted on Januari 17, 2012, in Lain-lain and tagged , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. maunya UN trdiri dr 20 paket soal yg berbeda (tidak d acak sj), shgg akn mnyulitkan TIM SUKSES UN (guru penolong), krn saking bnyknya soal, so mau tak mau sswa hrus ngerjain sndiri (mandiri). kalo pmrintah kesulitan bikin soal sbnyak itu, biar sy bntu deh buat soalnya, sy jamin keasliannya, hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Back Link

  • %d blogger menyukai ini: