Category Archives: Flora dan Fauna

Karbondioksida Merusak Otak Ikan


Dasar LautKarbondioksida (CO2) yang konsentrasinya terus meningkat terbukti berpengaruh terhadap ikan yang hidup di lautan. Demikian hasil studi yang dipublikasikan di jurnalNature Climate Change baru-baru ini.

“Dan sekarang cukup jelas bahwa gas CO2 menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem saraf pusat ikan, yang akan berdampak pada ketidakmampuan untuk survive,” ungkap Phillip Muday, peneliti, seperti dilaporkan AFP, Senin (16/1/2012). Read the rest of this entry

Makhluk Aneh Ditemukan di Palung Mariana


Ilmuwan dari Scripps Institute of Oceanography di University California San Diego menemukan makhluk hidup aneh di Palung Mariana, bagian lautan paling dalam di Bumi. Makhluk hidup aneh tersebut berupa amoeba raksasa, secara ilmiah disebut xenophyophores, ditemukan di kedalaman sekitar 10,5 km di bawah permukaan laut.

“Amoeba raksasa yang mengagumkan itu bisa beradaptasi dengan sangat baik di lingkungan ekstrem, tetapi pada saat yang sama sangat rentan dan tidak banyak dipelajari,” kata Lisa Levin, biolog Laut Dalam yang juga Direktur Scripps Center for Marine Biodiversity and Conservation. Read the rest of this entry

Ubah Pola Makan, Paus Selamat dari Kepunahan


Kolaborasi antara peneliti dari University of California in Berkeley (UCB) dan Smithsonian Institution menemukan bahwa paus abu-abu berhasil melewati siklus pemanasan global dan pendinginan global di masa lampau karena mereka mengubah pola makan.
Read the rest of this entry

Anjing Bisa Bedakan Orang Kembar Identik


Anjing dapat membedakan orang yang kembar identik. Temuan ini bisa mengubah cara melatih anjing untuk mengenali orang yang selama ini dilakukan dengan mengenali bau. Demikian hasil penelitian para ilmuwan di Republik Ceko.

Read the rest of this entry

Larva Belut Misterius


Hanya kelihatan seperti kain transparan, larva belut terekam sedang berenang di lepas pantai sebelah timur Bali.
Saat berada dalam fase larva, belut tidak memiliki sel darah merah. Organ tubuh mereka sangat kecil dan memiliki jaringan yang tembus pandang. Dengan demikian, mereka memiliki keuntungan dalam menghindari pemangsa. Belut larva dikenal sebagai leptocephalus yang dalam bahasa latin berarti kepala kecil. Read the rest of this entry
  • Back Link