Category Archives: Islam

Tips Aman dan Nyaman Puasa Bagi Penderita Maag


Berpuasa, berarti mengubah pola hidup, terutama pola makan. Saat berpuasa, kita hanya boleh makan pada waktu sahur dan buka puasa.Perubahan pola makan saat berpuasa dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, bahkan diyakini mampu mengendalikan penyakit tertentu.Beberapa penelitian menunjukkan berpuasa memberikan keuntungan bagi tubuh, yang tidak diperoleh ketika tidak sedang berpuasa. Read the rest of this entry

Tips Puasa Bagi Pengidap Diabetes (Kencing Manis)


Pertanyaan yang hampir sama juga banyak dilontarkan para pengidap diabetes melitus atau kencing manis. Pertimbangan berpuasa bagi penderita diabetes melitus (DM) agak lebih rumit dan memerlukan campur tangan medis. Pasalnya, para penderita DM harus menata diet dan menakar obat sedemikian rupa untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah mereka selama berpuasa. Read the rest of this entry

Puasa Bisa Membantu Memperpanjang Usia Harapan Hidup


Puasa, selain kewajiban bagi umat Islam, juga dari sisi ilmu kedokteran, berpuasa ternyata bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan bagi tubuh. Menurut dr Siti Setiati SpPD, spesialis penyakit dalam dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indoenesia (FKUI), dengan berpuasa, jumlah kalori makanan yang kita konsumsi biasanya akan berkurang. Read the rest of this entry

Keseimbangan Emosi


Keseimbangan EmosiAllah SWT dalam surat An Anas mengajarkan setiap hamba untuk memohon perlindungan kepada-Nya agar terhindar dari keadaan al-waswas. Permohonan dalam surat itu menggunakan tiga sifat sekaligus, yaitu Rabbin Nas, Malikin Nas dan Ilahin Nas. Kata Rabb, bermakna pemelihara, pendidik dan pencipta yang berkonotasi dengan sifat kasih-sayang; Malik, bermakna raja dan penguasa dengan kesan bijaksana, tegas dan adil; dan Ilah berkenaan dengan ubudiyah dan keyakinan.

Ketiga sifat itu digunakan untuk memohon perlindungan dari satu masalah saja, yaitu Al waswas fi shudurin nas.[1] Al-waswas secara bahasa berarti bisikan-bisikan suara halus[2] yang merasuk dalam sanubari. Dengan bahasa sederhana, bisa dipahami sebagai rangkaian situasi emosional yang tidak seimbang yang kerap menyesakkan dada.
Read the rest of this entry

Salah Satu Sebab Ketidaksabaran


Salah Satu Sebab KetidaksabaranKesabaran itu susah. Menjalani takdir yang diberi; berusaha terus melaju dengan apa yang ada, tanpa pernah putus asa, bukan suatu hal yang mudah.

Kesabaran bukan hanya kita praktekkan ketika menerima musibah, tapi juga harus bisa kita usahakan dalam bentuk yang aktif.

Secara umum, kesabaran itu terdiri dari tiga jenis:
(1) Kesabaran ketika ditimpa musibah, (2) Kesabaran agar bisa terus menjalankan kebaikan, dan
(3) Kesabaran untuk bisa menghindari diri dari keburukan.

Orang-orang yang bersabar harus mampu menjaga dirinya dari melakukan perbuatan yang dilarang, dan harus juga bisa mengarahkan dirinya agar bisa terus berada di koridor kebaikan sebagaimana telah diperintahkan.

Penyebab ketidaksabaran
Read the rest of this entry

Memahami Skenario Illahi


Hidup ini tak ubahnya seperti sebuah drama atau sandiwara. Setiap orang mempunyai perannya masing-masing. Setiap dari peran itu mempunyai konskuensi tersendiri. Namun terkadang dalam waktu tertentu seolah kita berada di bangku penonton menyaksikan drama tersebut. Sehingga kita bisa menilai, memprotes, dan mengkiritik  atas perbuatan dari lakon tertentu dan alur ceritanya. Sementara ketika kita menjadi dari lakon itu sendiri. Kita hanya menjalankan peran yang ada, tanpa bisa menilai, mengkritik dan memprotes.

Allah SWT mempunyai kuasa penuh atas adegan-adegan hamba-Nya dalam setiap episode kehidupan ini. Setiap lakon mendapat perannya masing-masing. Kesemuanya menjadi satu pertunjukan yang sempurna. Bagai sebuah mata rantai kehidupan. Dalam drama manusia lakon tidak mempunyai pilihan. Ia sudah terkunci oleh plot cerita. Terpaku pada skript naskah.
Read the rest of this entry

Adab Salam dan Shalawat


Penulis: Ummu Sufyan bintu Muhammad
Muraja’ah: ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar

Salah satu bentuk ibadah yang terlalaikan, namun dianggap sebagai hal biasa di kalangan kaum muslimin sekarang ini adalah menulis salam dan shalawat dengan disingkat. Padahal telah diketahui bahwa dalam kaidah penggunaan bahasa Arab, kesempurnaan tulisan dan pembacaan lafadz akan mempengaruhi arti dan makna dari sebuah kata dan kalimat.

Lalu, bagaimana jika salam dan shalawat disingkat dalam penulisannya?
Apakah akan merubah arti dan makna kalimat tersebut?

  Read the rest of this entry

Bila Handphone Berbunyi Ketika Shalat


Apa yang semestinya dilakukan bila handphone kita berbunyi karena ada yang menelpon ketika kita sedang shalat? Menjawab telepon? Mengambilnya dari kantong lalu mematikannya? Bagaimana bila telepon rumah? Membatalkan shalat? Atau dibiarkan saja berbunyi sampai mati sendiri?

Kita simak fatwa-fatwa dari para ulama berikut ini:

Fatwa 1 Read the rest of this entry

Adab Doa Nabi Ibrahim ‘alaihissalam


Saudaraku, bukalah sejenak  mushaf Al-Qur’an dan pergilah untuk menyelami  surat As-Syu’araa’ ayat 78-81 dan ayat 83-86. Didalam  surat itu terdapat do’a Nabi Ibrahim kepada sang pencipta Al-Khaliq. Betapa indahnya dan santunnya nabi kita Ibrahim ‘alaihissalam sang kekasih Allah ketika berdo’a dan meminta kepada-Nya.

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam memulai do’anya dengan memberikan lima sanjungan kepada Sang Pengabul Permintaan.

“Allah-lah yang telah menciptaka aku, dan Dialah yang memberi hidayah kepadaku, dan Dialah zat yang memberi makanan untukku dan memberi minuman kepadaku, dan apabila aku sakit maka Dia juga yang menyembuhkan sakitku, dan  Allah-lah zat yang  mematikan aku, dan juga zat yang menghidupkan aku (kembali), dan Dia pulalah zat yang aku berharap akan mengampuni dosa-dosaku pada hari pembalasan.” (Qs. Asy-Syu’ara: 78-80)

Read the rest of this entry

Perempuan, Berjuang Menghadapi Kepungan Rentenir


Bank rente alias bank riba atau rentenir memang di mana-mana. Tapi, rentenir kecil lebih mengerikan lagi. Mereka menjemput mangsa di pintu-pintu rumah, terutama kepada para perempuan yang tengah resah, ke mana harus mencari pinjaman.

Mereka menjemput, melayani dengan senyum, lalu menjerembabkan para perempuan itu dalam kubangan penuh lintah ketika gilirannya tiba.

Darah ekonomi diri dan keluargapun disedot secara bengis, nyaris tanpa perlawanan. Sungguh, venomena ini terjadi di hampir semua daerah.

Novi Nariana (33), satu dari sekian orang yang akhirnya terpanggil. Ia mengaku ngeri menyaksikan korban rentenir terus berjatuhan.

Ia juga ngeri melihat realitas para perempuan di sekitarnya, tak mampu menghindari rayuan bank keliling yang akhirnya menjeratnya.

Read the rest of this entry

Rahasia Pelipur Lara


ADALAH Panglima Besar Nuruddin Mahmud al-Zinki (sebagian menyebutnya Zanki) yang berada di Damaskus. Saat itu sedang berkecamuk Perang Salib. Mendengar Tentara Salib telah masuk ke pesisir Mesir dan berhasil mengepung kaum Muslimin di kota Dumyat, Mesir, hati Nuruddin merasa gundah dan gelisah. Senyumnya yang kerapkali menghiasi wajahnyapun terlihat sirna. Imam Masjid Omawi merasa iba dan turut sedih melihatnya. Imam Masjid tersebut ingin memberikan pelipur lara untuk menghibur beliau agar dapat tersenyum.

Ba’da shalat, Imam menyampaikan dalam halaqah (pengajian) yang biasa dihadiri Nuruddin. Dibacakanlah sebuah hadits Rasul saw, yang setiap orang mendengar hadits tersebut pasti tersenyum. Ketika semua orang tersenyum mendengar hadits itu, Nuruddin Zinki masih belum bisa tersenyum. Dengan keheranan Imam bertanya kepada Nuruddin, ”Mengapa Paduka tidak tersenyum, saat semua orang yang mendengar hadits tersebut tersenyum?” Read the rest of this entry

Tuntunan Pemberian Nama (Nama-Nama yang Makruh)


Nama-nama yang makruh untuk diberikan kepada bayi:

  1. Dimakruhkan memberi nama yang mengandung arti keberkahan, kebaikan atau yang menimbulkan rasa optimis, seperti nama Aflaha(beruntung), Naafi‘ (bermanfaat),Rabaah (keuntungan), Yasaar(kemudahan) dan lain-lain. Fungsinya agar tidak menimbulkan ganjalan dalam hati ketika yang dipanggil tidak berada di tempat sehingga dikatakan, “;Tidak ada”, sehingga seakan-akan mengatakan bahwa (misalnya) “Keberuntungan tidak ada”.Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,و لا تُسَمِّيَنَّ غُلَامَكَ يَسَارًا وَ لاَ رَبَاحًا وَ لاَ نَجِيحًا وَ لاَ أَفْلَحَ, فَإِنَّكَ تَقُولُ : أَثَمَّ هُوَ؟ فَلاَ يَكُونُ فَيَقُولُ: لاَ

    “Jangan kalian namai hamba sahaya (atau anak) kalian dengan nama Yasaar, Rabaah, Najiih dan Aflaha. Sebab apabila kamu bertanya, “Apakah dia ada?” Jika ternyata tidak ada maka akan dijawab, “Tidak ada.” (HR. Muslim no. 2137) Read the rest of this entry

  • Back Link