Category Archives: Lain-lain

KURIKULUM BARU UNTUK CEGAH KONFLIK SOSIAL


Presiden RISistem Kurikulum pendidikan yang akan diterapkan pemerintah bukan hanya untuk mendidik anak-anak Indonesia menjadi cerdas. Melainkan juga harus membentuk anak-anak Indonesia yang rukun, toleran dan cinta damai.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Sidang Kabinet Paripurna terkait evaluasi Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 20010-2014, di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/2).
Read the rest of this entry

Iklan

Pemerintah Serius Menangani ‘Contek Berjama’ah’ dalam UN 2012


Para pengawas ujian nasional (UN) tahun 2012 akan serius melakukan pengawasan terhadap pola jawaban para peserta UN. Hal ini untuk mengetahui ada tidaknya contek massal yang dilakukan oleh para peserta UN.

Kode Etik Para Ksatria Samurai


1. Gi (義 – Integritas) / Menjaga Kejujuran.

 

“Seorang ksatria harus paham betul tentang yang benar dan yang salah, dan berusaha keras melakukan yang benar dan menghindari yang salah. Dengan cara itulah bushido biasa hidup.”

Read the rest of this entry

LOMBA KEBERHASILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN 2011


DEADLINE : 30 September 2011

A. Persyaratan Peserta

1. Peserta lomba adalah:

a. Guru Taman Kanak-Kanak (TK).

b. Guru Sekolah Dasar (SD).

c. Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

d. Guru Sekolah Menengah Atas (SMA).

e. Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

f. Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)

2. Masih aktif mengajar pada sekolah negeri atau sekolah swasta di bawah pembinaan  Kementerian Pendidikan Nasional, baik guru PNS maupun guru bukan PNS (guru tetap).

3. Mempunyai masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun dibuktikan dengan SK pengangkatan/penugasan pertama sebagai guru.

4. Tunduk kepada keputusan Tim Penilai.

5. Bagi yang pernah 2 (dua) kali menjadi pemenang Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional baik Pemenang  I, Pemenang II, maupun Pemenang III dapat mengikuti lomba ini setelah 5 (lima) tahun atau lebih dihitung dari kemenangannya yang terakhir.

B. Waktu Pelaksanaan

Lomba dibuka sejak tanggal  2 Mei 2011 dan karya diterima panitia paling lambat tanggal  30 September 2011 (cap pos).

C. Ketentuan Lomba

1. Lomba bersifat perorangan.

2. Hasil karya lomba berupa praktik-praktik atau  pengalaman pembelajaran terbaik dari guru-guru. Bisa berupa  karya kreatif, inovatif, memperkenalkan metodologi, atau hasil penelitian yang terbukti  mampu  memecahkan masalah-masalah pembelajaran di  kelas dan meningkatkan mutu hasil belajar siswa,

3. Peserta lomba hanya dibolehkan  mengirimkan satu karya ilmiah atau karya kreatif dan inovatif di bidang pembelajaran yang sesuai  dengan bidang tugas  pokoknya sebagai guru bidang studi, guru  kelas, atau guru bimbingan konseling.

4. Surat pernyataan penulis, bahwa karya  tulis  ilmiah tersebut  asli hasil  kerja sendiri, bukan jiplakan, dan belum pernah dinilai pada lomba sejenis, baik di dalam maupun di luar Kementerian Pendidikan   Nasional, dengan diketahui oleh kepala sekolah.

5. Karya lomba dijilid dan diberi sampul dengan ketentuan:

a. Warna hijau untuk guru TK;

b. Warna merah untuk guru SD;

c. Warna biru untuk guru SMP;

d. Warna kuning untuk guru SMA;

e. Warna merah muda untuk guru SMK;

f. Warna putih untuk guru SLB

6. Pada pojok kiri atas sampul ditulis  “MEWUJUDKAN GURU PROFESIONAL & BERMARTABAT”

7. Finalis  lomba  akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi  penentuan pemenang lomba tingkat nasional pada bulan November  2011.  Lomba  ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka  peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2011.

8. Naskah yang masuk menjadi milik Panitia dan hak penerbitannya berada pada Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan Nasional.

9. Finalis lomba wajib menyerahkan CD berisi  powerpoint atau film untuk presentasinya.

10.Materi lomba berkaitan dengan strategi pembelajaran untuk semua  guru  pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

11.Naskah diketik  menggunakan kertas ukuran A4 dengan ketikan 2 spasi.

12.Isi

a. Hasil penelitian, kajian, evaluasi mendalam, deskripsi empiris, atau penciptaan karya inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dan terbukti berhasil meningkatkan  mutu  proses dan/atau hasil pembelajaran.

b. Upaya nyata guru dalam meningkatkan kualitas  pembelajaran melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil pembelajaran.

c. Berdasarkan pengalaman nyata yang telah dilakukan guru sesuai dengan bidang tugasnya dan terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran.

D. Aspek Yang Dinilai

1. Keaslian atau orisinalitas hasil karya lomba yang dibuat oleh guru yang bersangkutan.

2. Bersifat inovatif, spesifik, dan sesuai dengan tugas guru, latar belakang siswa, serta situasi/kondisi tempat guru bertugas.

3. Kesesuaian karya tulis dengan kerangka penulisan hasil laporan karya ilmiah.

4. Hasil pembelajaran atau kebermanfaatan.

E. Tim Juri

Tim Juri dalam pelaksanaan Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional terdiri dari unsur Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan  Penjaminan Mutu Pendidikan, Balitbangdiknas, direktorat jenderal terkait, dan pakar yang relevan.

F. Hadiah dan Penghargaan

Bagi pemenang lomba disediakan hadiah berupa uang dengan total nilai sebesar  Rp. 427.000.000,- (Empat ratus  dua puluh tujuh  juta rupiah) dan piagam dari Menteri Pendidikan Nasional.

G. Mekanisme Penyelenggaraan

Mekanisme penyelenggaraan dijelaskan sebagai berikut :

1. Guru peserta lomba mengirimkan karya ilmiah inovasi pembelajaran yang di dalamnya dilengkapi dengan biodata, SK pengangkatan pertama menjadi guru, pengesahan dari kepala sekolah, pernyataan keaslian karya ilmiah,  deskripsi/evaluasi diri, dan dijilid rapi denganwarna cover sesuai jenjang  satuan pendidikan masing-masing, dikirimkan kepada:

”Panita Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional Tahun 2011”

Pusat Pengembangan Profesi Pendidik,

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan,

Kementerian Pendidikan Nasional

Komplek Kemdiknas Gedung D Lantai 14

Jl. Jenderal Sudirman Pintu I Senayan, Jakarta Pusat

Telp. (021) 57974126

http://www.pusbangprodik.org

2. Penilaian Administrasi Naskah:

Tahap pertama dilakukan penilaian naskah dilihat dari kelengkapan administrasi dan keseuaian dengan ketentuan lomba.

3. Penilaian Penentuan Finalis :

a. Tahap kedua dilakukan penilaian terhadap karya ilmiah dilihat dari substansi materi yang dinilai oleh suatu tim penilai tingkat nasional untuk memilih dan menentukan sejumlah karya ilmiah terbaik sebagai finalis.

b. Peserta yang terpilih sebagai finalis lomba akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti  penilaian penentuan pemenang Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional pada waktu yang ditentukan.

4. Penilaian Penentuan Pemenang Tingkat Nasional : Penilaian penentuan pemenang atau juara tingkat nasional dilakukan oleh tim penilai ahli dengan cara wawancara, presentasi dan/atau menggunakan alat  evaluasi lainnya untuk menentukan akurasi dan otentisitas keberhasilan pembelajaran atau bimbingan dan konseling dan keaslian karya para finalis.

5. Penetapan Pemenang Tingkat Nasional

a. Menteri Pendidikan Nasional menetapkan  pemenang I, II dan III untuk masing-masing kelompok pada tiap-tiap jenjang satuan pendidikan.

b. Menteri Pendidikan Nasional memberian penghargaan dan hadiah kepada para pemenang.

H. Tema, Materi, dan Isi Karya Lomba

Sesuai dengan proses seleksi di atas, karya lomba peserta harus mengacu kepada hal-hal sebagai berikut:

1. Tema

Tema lomba adalah  “Melalui Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Kita Wujudkan Guru yang Profesional dan Bermartabat untuk Pendidikan Bermutu”.

2. Materi

Strategi pembelajaran untuk semua mata pelajaran  pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan bidang tugas masingmasing.

3. Isi

a. Kegiatan penelitian, kajian, evaluasi, deskripsi, atau penciptaan karya inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dan terbukti berhasil meningkatkan proses dan/atau hasil pembelajaran.

b. Upaya nyata guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kegiatan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian proses dan hasil pembelajaran.

c. Berdasarkan pengalaman nyata yang telah dilakukan guru sesuai dengan bidang tugasnya dan terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran.

I. Kerangka Penulisan

1. Bagian awal

a. Halaman judul

1) Judul singkat, jelas, relevan dengan isi tulisan, dan diketik dengan huruf kapital.

2) Nama penulis.

3) Kedudukan guru yang menyatakan keberadaan guru pada satuan pendidikan SD/SLB/SMP/SMA/SMK dan mata pelajaran yang menjadi bidang tugasnya.

4) Tanggal penulisan.

b. Halaman pernyataan dan pengesahan kepala sekolah.

Lembaran  ini memuat pernyataan dari guru peserta lomba, bahwa karyanya merupakan karya asli dan belum pernah  diikutkan dalam lomba sejenis. Pernyataan ini ditandatangani  oleh guru peserta lomba dan mendapat  pengesahan atau  persetujuan kepala sekolah dengan bukti tanda tangan, nama, NIP/NIGB/NIY (kalau ada) dan stempel sekolah.

c. Kata Pengantar

d. Daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran bila ada

e. Abstraksi (ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris sebanyak 200 – 300 kata)

2. Bagian inti pembahasan

a. Pendahuluan

Pendahuluan berisi atau mengungkapkan antara lain hal-hal sebagai berikut :

1) Latar belakang

o Menggambarkan bahwa topik atau  fakta yang dikemukakan merupakan  permasalahan  nyata di

kelasnya.

o Menggambarkan bahwa fokus atau substansi utama karya lomba mampu mengatasi permasalahan

pembelajaran dan meningkatkan hasilnya di kelasnya

2) Rumusan masalah yang menggambarkan ruang lingkup atau pembatasan kegiatan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan topik atau fokus permasalahan.

3) Tujuan dan manfaat dari fokus atau substansi utama karya lomba. Rumuskan  secara rinci tujuan (umum dan khusus),dan manfaat dari karya lomba bagi peserta didik, sesama guru, sekolah, dan KKG/MGMP.

b. Kajian teori atau tinjauan pustaka.

Berisi definisi konsep, definisi operasional dan/atau kajian teoritis yang mendasari fokus atau substansi karya lomba. Cara mengutip dan tata tulis referensi atau daftar pustaka menggunakan aturan yang lazim dipakai dalam penulisan karya tulis ilmiah.

c. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran, sehingga melahirkan  hasil terbaik, yang dibuktikan dengan mutu hasil belajar atau perubahan yang signifikan dari perilaku siswa.

Dalam pembahasan dikemukakan tentang  pengalaman nyata guru  yang terbukti berhasil  memecahkan permasalahan di kelasnya, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,.

1) Bila fokus atau substansi lomba berupa pembuatan alat/karya kreatif dan inovatif, langkah-langkah yang harus dilaporkan adalah sbb:

a) Rancangan alat

b) Proses pembuatan alat

c) Pembuatan manual/pedoman penggunaan alat

d) Prosedur penggunaan alat dalam pembelajaran

e) Hasil yang diperoleh

f) Evaluasi kebermanfaatan alat

2) Bila fokus dan substansi lomba berupa penerapan metodologi pembelajaran maka langkah-langkah yang harus dilaporkan adalah sbb:

a) Merancang pembelajaran; termasuk penyusunan silabus, RPP, dan skenario pembelajaran

b) Pelaksanaan pembelajaran dengan metode yang dirancang termasuk instrumen  atau alat bantu yang digunakan.

c) Hasil yang diperoleh

d) Evaluasi keberhasilan pembelajaran.

d. Simpulan dan saran-saran

1) Simpulan utama  sesuai dengan fokus atau  substansi lomba.

2) Saran-saran yang ditujukan baik kepada teman sejawat, pengelola satuan pendidikan atau berbagai pihak lain yang relevan.

3. Bagian Akhir

a. Daftar pustaka

b. Lampiran data-data yang diperlukan untuk menunjang kebenaran laporan kegiatan, misalnya:  data hasil belajar, instrumen pengukuran yang digunakan program pembelajaran, foto-foto, video proses pembelajaran (bila ada)  dan lain-lain.

c. Lampiran biodata peserta yang disahkan oleh kepala sekolah (lihat contoh Lampiran 2).

Lampiran 1

CONTOH KERANGKA PENULISAN

Halaman Judul

Halaman Pengesahan

Kata Pengantar

Abstrak (200- 300 kata)

Daftar Isi

Bab I  Pendahuluan

A. Latar Belakang

B. Ruang Lingkup

C. Tujuan

D. Sajian Definisi (apabila ada)

Bab II Langkah-Langkah Pelaksanaan

A. Rancangan alat/skenario pembelajaran

B. Penerapan alat/metodologi dalam pembelajran

C. Instrumen atau alat pengumpulan data

D. Validasi instrumen atau prosedur pembelajaran

E. Teknik analisis data

Bab III  Laporan Hasil

A. Deskripsi hasil pembelajaran

B. Analisis hasil pembelajaran

Bab IV Kesimpulan dan Saran

A. Kesimpulan

B. Saran

Daftar Pustaka

Lampiran

1. Data/informasi yang relevan

2. Biodata

file lengkap : download DISINI

Gempa Paling Mematikan Sepanjang Sejarah


Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter yang baru saja menghantam Jepang mengakibatkan gelompang tsunami yang menghantam wilayah pantai negeri matahari terbit tersebut. Berikut adalah beberapa gempa yang mematikan sepanjang sejarah, sebagaimana dicatat oleh Time:

Gempa Shaanxi, China (1556). Mungkin ini adalah salah satu gempa paling mematikan sepanjang sejarah. Terjadi di Propinsi Shaanxi, China pada tahun 1556 diklaim telah menewaskan sekitar 830.000 jiwa. Mengapa begitu banyak korban jiwa yang menjadi korban tak banyak catatan pada saat itu. Namun demikian, diperkirakan akibat struktur bangunan pre-modern serta adanya longsoran tanah dalam skala massif turut berperan serta. Gempa berskala 8,0 pada skala Richter ini juga menyebabkan wilayah seluar 500 mile tersapu bersih.

Gempa Tangshan, China (1976). China sekali lagi diserang gempa terdahsyat sepanjang sejarah. Kali ini terjadi di Tanshan pada tahun 1976 gempa ini merupakan sebuah gempa susulan yang terjadi 16 jam setelah gempa yang pertama dengan kekuatan 7,8 skala Richter. Korban tewas akibat bencana itu semula adalah 750.000 namun beberapa saat kemudian direvisi menjadi 250.000 korban jiwa. Diperkirakan revisi korban jiwa itu dilakukan oleh pemerintah China untuk tidak menerima bantuan internasional dalam pasca gempa.

Gempa Sumatra, Indonesia (2004). Pada 26 Desember 2004 sebuah gempa berkekuatan 9,2 mengguncang bagian bawah Samudra Hindia, kemudian melepaskan energi yang setara dengan 23.000 bom atom. Gempa bumi terbesar dalam 40 tahun ini kemudian menyebabkan gelombang tsunami di Samudra Hindia, mengirimkan serangkaian gelombang setinggi 50 meter menerjang ke pantai tak kurang 11 negara, bahkan sampai ke benua Afrika. Menurut survei Geologi AS, jumlah korban resmi mencapai 227.898 jiwa.

Gempa Haiyuan, China (1920). Pada 16 Desember 1920 gempa melanda Haiyuan yang tercatat dengan kekuatan 7,8 skala Richter yang menyebabkan sebuah sungai mengalami perubahan arah dan sebuah gunung mengalami longsor. Kerusakan yang terjadi meluas di tujuh propinsi Sujiahe sebuah kota di Xiji County bahkan terkubur dalam tanah. Diperkirakan korban jiwa sebesar 200.000 jiwa, pada gempa yang juga dapat dirasakan hingga di Norwegia.

Gempa Kanto, Jepang (1923). Menjelang tengah hari tanggal 1 September 1923 sebuah gempa berkekuatan 7,9 skala Richter mengirimkan gelombang yang menghantam wilayah metropolitan di Tokyo – Yokohama. Getaran tersebut merusak bangunan dan menyebabkan gelombang tsunami setinggi 12 meter. Dan kerusakan tersebut berlanjut hingga hari berikutnya, yang berlanjut menjadi kebakaran. Akibatnya 90 % bangunan di Yokohama dilaporkan hancur dan dua per lima bangunan di Tokyo musnah. Akibatnya separuh dari penduduk kota menjadi tuna wisma dan hampir 143.000 penduduk meninggal. (Time/ill: esrf.eu)

PRIA INI SANGGUP MAKAN 24 JAM NONSTOP


Paul Mason (50), pria tergemuk (kurang lebih 381 kg) di dunia dari Ipswich, Inggris, mengaku memulai kebiasaan makannya usai diputuskan sang pacar. Peristiwa putus cinta itu terjadi kala usia Paul masih 20 tahun.
Pria Ini Sanggup Makan 24 Jam Nonstop

“Dahulu aku kurus dan sangat aktif. Hingga pada usia 21 tahun aku bertemu seorang wanita yang sangat kucintai. Saat itu aku merasa hidupku benar-benar lengkap bersama dia,” terangnya seperti dikutip The Sun.

Kisah percintaan manis itu tak berlangsung lama, sebab beberapa tahun kemudian wanita yang diakui Paul lebih tua darinya itu memutuskan hubungan mereka secara tiba-tiba. “Aku sudah curiga sebelumnya, namun ia berkenalan dengan pria lain dan langsung bertunangan dengan pria itu,” jelas pria yang sempat bunuh diri hingga tiga kali ini.

Patah hati dan keadaan keluarga yang tidak kondusif pun membuat Paul mencari pelarian yaitu makan. “Tak lama setelah kejadian ia mencampakkanku, ayahku meninggal dan kesehatan ibu memburuk, pinggulnya mengalami gangguan dan ia hanya bisa duduk di kursi roda. Akulah yang menjaga setiap waktu. Semua itu membuatku tertekan namun tak bisa mengungkapkannya,” tambahnya.

Makan satu-satunya penghiburan baginya. Makanan menurutnya memberikan kenyamanan lebih yang tak bisa ia dapatkan dari keluarga dan kekasih. “Aku mendapatkan kenyamanan dari mengunyah makanan. Saat itu aku seperti bayi yang hanya ingin makan dan makan terus-menerus” terang Paul lagi.

Kebiasaannya ini rupanya berkembang terus menerus hingga usianya bertambah. Bahkan rumah keluarga mereka disita untuk membayar hutang Paul yang digunakan untuk membeli makanan.

“Aku makan 24 jam nonstop. Aku tak pernah tidur, karena aku hanya fokus pada makanan dan bagaimana cara mendapatkannya,” imbuh pria yang bisa menyantap 20.020 kalori setiap hari ini.

Namun semua itu kini telah berubah, Paul yang menjalani operasi bypass lambung tahun lalu telah berhasil menurunkan bobot tubuhnya. Berkat operasi itu lingkar perutnya mengecil dan ia tak lagi harus makan dengan porsi sebanyak dulu. Untuk berjalan ia pun sudah dapat dibantu sebuah kursi roda otomatis, dimana sebelumnya ia hanya menghabiskan waktu di tempat tidur.

Paul juga berharap dapat menemukan kekasih lagi, yang dapat berbagi dengannya. “Aku sedang dekat dengan wanita saat ini. Ia telah banyak membantuku ketika aku berusaha untuk menurunkan berat badan,” terangnya.

Paul berharap kesepian tak akan menghantuinya lagi sebab sudah 20 tahun lebih ia tak menjalin hubungan dengan wanita akibat masalah berat badan

Pentas Arogansi


KONGRES PSSI gagal menghasilkan pengurus baru. Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar menutup kongres di tengah jalan dengan alasan situasi tidak kondusif.

Kongres yang semestinya menjadi awal kebangkitan prestasi justru menjadi pentas arogansi.

Padahal, kongres kali ini bukan sembarang kongres. Ia instruksi langsung FIFA lewat Komite Normalisasi yang diketuai Agum Gumelar, menyusul kekacauan kongres di Pekanbaru, 26 Maret lalu. Jelas, tugas Komite Normalisasi ialah menormalkan persepakbolaan nasional yang karut-marut setelah delapan tahun dikelola Nurdin Halid dan sekutunya.
Read the rest of this entry

10 Kisah Unik Pilot Paling Luar Biasa di Dunia


1. Jessica Cox (Pilot Pertama yang Tidak Mempunyai Tangan)
Jessica Cox menderita cacat dan lahir tanpa lengan. Tak satu pun dari tes kehamilan ibunya menunjukkan ada sesuatu yang salah dengan dirinya. Namun ia lahir dengan penyakit bawaan langka, tetapi juga dengan semangat yang besar. Lulusan psikologi, bisa menulis, mengetik, mengendarai mobil, menyisir rambutnya dan berbicara di telepon hanya dengan menggunakan kakinya. Ms Cox, dari Tucson, Arizona, Amerika Serikat, juga merupakan mantan penari dan bersabuk hitam ganda Tai Kwon-Do.

Read the rest of this entry

Romantisme Orde Baru


SETIAP kali Orde Reformasi diperingati pada 20 Mei, setiap kali itu pula muncul gugatan bahwa reformasi belum membawa perubahan seperti yang diharapkan. Ada yang bahkan ekstrem menilai reformasi telah mati suri.

Hasil survei, yang dilakukan Indo Barometer terhadap 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas di 33 provinsi pada 25 April-4 Mei 2011, malah menyebutkan kondisi Orde Baru lebih baik daripada masa Orde Reformasi.
Read the rest of this entry

Kabur Dulu Cekal Kemudian


DI Republik ini, muslihat seperti sudah menjadi makanan sehari-hari. Apalagi bagi mereka yang diduga menilap uang rakyat, bahkan yang sudah divonis sebagai koruptor, akal bulus menjadi jalan keluar paling nyaman.

Celakanya, hukum beserta aparatusnya tidak berdaya menghentikan perilaku culas itu. Hukum sering kalah cepat dan kalah gesit beberapa langkah daripada para pelaku muslihat busuk tersebut.
Read the rest of this entry

Tikus Yang Paling Pemberani


Berbicara mengenai keberanian, setiap makhluk biasanya memiliki rasa keberanian kepada binatang yang lebih kecil. Kasus berikut ini agaknya lain dari yang lain, yakni keberanian yang dimiliki oleh seekor tikus kecil yang imut dan lucu terhadap seekor macan yang sedang lapar.
Read the rest of this entry

Tepung Kedelai Mengurangi Ruam Wajah


KOMPAS.com – Perempuan yang memasuki masa menopause menghadapi berbagai masalah yang muncul alami karena perubahan hormonal maupun psikis. Anda bisa memberikan perhatian lebih kepada ibu atau kerabat yang mulai mengalami gejala menopause ini. Salah satunya, pastikan mereka mengonsumsi tepung kedelai.

Riset oleh Dupont Protein Technologies bekerjasama dengan American Soybean Association (2002) menunjukkan bahwa pada umumnya, perempuan usia 45-55 mengalami empat gejala menopause. Gejala tersebut di antaranya ruam pada wajah atau disebut hot flashes (biasanya kombinasi dengan keringat malam), lalu gangguan tidur, kekurangan energi dan depresi.

Masih menurut riset yang sama, gejala pada perempuan di Amerika Serikat cenderung lebih tinggi dibandingkan perempuan Jepang. Kebiasaan orang Jepang mengonsumsi 200 mg kedelai per hari menjadi faktor penting yang memengaruhi kondisi ini. Hampir 40 persen perempuan di Amerika mengalami gejala menopause. Sedangkan hanya 10-15 persen perempuan Jepang yang mengalami gejala ini.

Read the rest of this entry

  • Back Link