Arsip Blog

Kiprah MGMP Matematika SMP Bima Barat


WhatsApp Image 2017-11-16 at 23.27.10 (1).jpegSaya mendapat sebuah kehormatan besar ketika teman-teman guru matematika SMP se Kabupaten Bima Wilayah Barat memberiku kepecayaan sebagai ketua komunitas Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Sebagai ketua MGMP Matematika SMP Kabupaten Bima Wilayah Barat saya mulai menyusun rencana kegiatan dengan mengundang guru-guru matematika SMP se Kabupaten Bima Wilayah Barat. Hasil diskusi dengan seluruh anggota, disepakati bahwa kegiatan MGMP akan dilaksanakan dua kali se bulan, yaitu pada tiap minggu pertama dan ketiga. Fokus kegiatan MGMP adalah peningkatan kompetensi guru-guru anggota MGMP. Acuan peningkatan kompetensi guru yang diharapkan adalah penguasaan terhadap sepuluh kelompok kompetensi yang ditetapkan oleh P4TK Matematika dalam program Pengembangan Keprosionalan Berkelanjutan (PKB) guru Matematika SMP.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, maka pada tanggal 6 November 2017 yang lalu diadakanlah pertemuan pertama. Pada pertemuan pertama tersebut, materi kegiatan yang didiskusikan adalah modul PKB Kelompok Kompetensi A. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dan aktif menyampaikan pendapat dan idenya. Walau tidak semua guru anggota MGMP hadir, namun ada lebih dari 75% guru yang hadir. Diskusi berjalan santai, namun upaya peningkatan kompetensi tetap terjaga. Masalah-masalah yang diangkat oleh nara sumber dapat dipecahkan secara bersama oleh peserta.

Kegiatan MGMP Matematika SMP se Kabupaten Bima Wilayah Barat ini diselenggarakan atas prakarsa sendiri. Dana kegiatan ditanggung bersama oleh para guru matematika SMP se Kabupaten Bima Wilayah Barat. Para guru matematika tersebut diminta untuk menyetor dana kegiatan sebesar Rp50.000,00 setiap bulan. Dana tersebut hanya dikumpulkan dari guru-guru yang berstatus pegawai negeri, sedangkan untuk guru-guru honorer dibebaskan dari iuran.

Kekompakan guru-guru matematika SMP se Kabupaten Bima Wilayah Barat ini perlu dijaga. Kerelaan para guru menyelenggarakan kegiatan mandiri seperti ini harus tetap lestari, sehingga para guru dapat terus mengasah dan meningkatkan kompetensinya. Untuk menjaga semangat para guru, perlu adanya stimulus dari pihak lain. Stimulus tersebut sangat penting artinya bagi guru matematika SMP se Kabupaten Bima Wilayah Barat dalam menjaga rutinitas kegiatan. Pada awal kegiatan sekarang ini, kesadaran anggota MGMP dalam memberikan iuran masih cukup tinggi, namun hal itu tidak menjamin dan kesadaran tersebut akan tetap lestari. Melalui kesempatan ini kami ingin menggugah PT Astra untuk turut memberikan stimulus melalui Program Astra Untuk Indonesia Cerdas.

Iklan

Pustekkom Menyiapkan Standar Kemampuan TIK Guru


Kepala Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ari Santoso mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan standarisasi kompetensi teknologi infomasi dan komunikasi TIK untuk guru.  “Untuk mencapai standarisasi TIK tersebut, ada beberapa strategi yang akan dilakukan, misalnya dengan mengadakan pelatihan TIK dan pengembangan konten portal Rumah Belajar (www.belajar.kemdiknas.go.id),” ujarnya di sela-sela Workshop Enabling Next-Generation Learning in Indonesia, di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (7/5). Read the rest of this entry

Menyongsong Pemberlakuan Peraturan Baru Angka Kredit Guru : Komponen PKB


Dalam konteks Indonesia, PKB adalah pengembangan keprofesian berkelanjutan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan guru untuk mencapai standar kompetensi profesi dan/atau meningkatkan kompetensinya di atas standar kompetensi profesinya yang sekaligus berimplikasi kepada perolehan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru. PKB mencakup tiga hal; yakni pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Read the rest of this entry

Menyongsong Pemberlakuan Peraturan Baru Angka Kredit Guru : Pengertian PKB ( Pengembangan Profesi Berkelanjutan)


PKB adalah bentuk pembelajaran berkelanjutan bagi guru yang merupakan kendaraan utama dalam upaya membawa perubahan yang diinginkan berkaitan dengan keberhasilan siswa. Dengan demikian semua siswa diharapkan dapat mempunyai pengetahuan lebih, mempunyai keterampilan lebih baik, dan menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang materi ajar serta mampu memperlihatkan apa yang mereka ketahui dan mampu melakukannya. Read the rest of this entry

Menyongsong Pemberlakuan Peraturan Baru Angka Kredit Guru : 14 Kompetensi Guru


Berikut ini adalah 14 Kompetensi beserta indikator penilaiannya yang wajib dimiliki oleh guru.

A. KOMPETENSI PEDAGOGIK (Pembelajaran)

Penilaian untuk Kompetensi 1 : Mengenal Karakteristik Peserta Didik
Indikator
1. Guru dapat mengeidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di kelasnya.
2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Read the rest of this entry

Daftar Nama Bakal Calon Sertifikasi Guru Tahun 2012 untuk Wilayah Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat.


Ini ada info terbaru dari Badan PSDMP dan PMP , Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, tentang Daftar Nama Bakal Calon Sertifikasi Guru Tahun 2012 untuk Wilayah Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Untuk wilayah lainnya dapat langsung dilihat  [ DI SINI ]

No NUPTK Nama Sekolah
1 2961732633200002 SYAMSUDDIN A.MD SMP N 16 BIMA
2 5040732633110023 ADNAN SE SMA N 1 LAMBITU
3 8251732635200003 RUSLAN H TASRIF BA SMA PGRI MONTA
4 4347732635200003 BURHANUDDIN S Pd SMP N 1 MONTA
5 1439732639200003 DRS M. SIDIK H. IBRAHIM SMA MUHAMMADIYAH – SAPE
6 2447732636300003 MURSAHADAH SD N INPRES RASABOU 1
7 3562732634300003 ST JUNARI A.MA SD N 1 RUPE
8 3562732636200003 NASARUDDIN AHMAD BA SMA MUHAMMADIYAH BOLO Read the rest of this entry

LOMBA KEBERHASILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN 2011


DEADLINE : 30 September 2011

A. Persyaratan Peserta

1. Peserta lomba adalah:

a. Guru Taman Kanak-Kanak (TK).

b. Guru Sekolah Dasar (SD).

c. Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

d. Guru Sekolah Menengah Atas (SMA).

e. Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

f. Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)

2. Masih aktif mengajar pada sekolah negeri atau sekolah swasta di bawah pembinaan  Kementerian Pendidikan Nasional, baik guru PNS maupun guru bukan PNS (guru tetap).

3. Mempunyai masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun dibuktikan dengan SK pengangkatan/penugasan pertama sebagai guru.

4. Tunduk kepada keputusan Tim Penilai.

5. Bagi yang pernah 2 (dua) kali menjadi pemenang Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional baik Pemenang  I, Pemenang II, maupun Pemenang III dapat mengikuti lomba ini setelah 5 (lima) tahun atau lebih dihitung dari kemenangannya yang terakhir.

B. Waktu Pelaksanaan

Lomba dibuka sejak tanggal  2 Mei 2011 dan karya diterima panitia paling lambat tanggal  30 September 2011 (cap pos).

C. Ketentuan Lomba

1. Lomba bersifat perorangan.

2. Hasil karya lomba berupa praktik-praktik atau  pengalaman pembelajaran terbaik dari guru-guru. Bisa berupa  karya kreatif, inovatif, memperkenalkan metodologi, atau hasil penelitian yang terbukti  mampu  memecahkan masalah-masalah pembelajaran di  kelas dan meningkatkan mutu hasil belajar siswa,

3. Peserta lomba hanya dibolehkan  mengirimkan satu karya ilmiah atau karya kreatif dan inovatif di bidang pembelajaran yang sesuai  dengan bidang tugas  pokoknya sebagai guru bidang studi, guru  kelas, atau guru bimbingan konseling.

4. Surat pernyataan penulis, bahwa karya  tulis  ilmiah tersebut  asli hasil  kerja sendiri, bukan jiplakan, dan belum pernah dinilai pada lomba sejenis, baik di dalam maupun di luar Kementerian Pendidikan   Nasional, dengan diketahui oleh kepala sekolah.

5. Karya lomba dijilid dan diberi sampul dengan ketentuan:

a. Warna hijau untuk guru TK;

b. Warna merah untuk guru SD;

c. Warna biru untuk guru SMP;

d. Warna kuning untuk guru SMA;

e. Warna merah muda untuk guru SMK;

f. Warna putih untuk guru SLB

6. Pada pojok kiri atas sampul ditulis  “MEWUJUDKAN GURU PROFESIONAL & BERMARTABAT”

7. Finalis  lomba  akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti seleksi  penentuan pemenang lomba tingkat nasional pada bulan November  2011.  Lomba  ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka  peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2011.

8. Naskah yang masuk menjadi milik Panitia dan hak penerbitannya berada pada Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan Nasional.

9. Finalis lomba wajib menyerahkan CD berisi  powerpoint atau film untuk presentasinya.

10.Materi lomba berkaitan dengan strategi pembelajaran untuk semua  guru  pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

11.Naskah diketik  menggunakan kertas ukuran A4 dengan ketikan 2 spasi.

12.Isi

a. Hasil penelitian, kajian, evaluasi mendalam, deskripsi empiris, atau penciptaan karya inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dan terbukti berhasil meningkatkan  mutu  proses dan/atau hasil pembelajaran.

b. Upaya nyata guru dalam meningkatkan kualitas  pembelajaran melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil pembelajaran.

c. Berdasarkan pengalaman nyata yang telah dilakukan guru sesuai dengan bidang tugasnya dan terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran.

D. Aspek Yang Dinilai

1. Keaslian atau orisinalitas hasil karya lomba yang dibuat oleh guru yang bersangkutan.

2. Bersifat inovatif, spesifik, dan sesuai dengan tugas guru, latar belakang siswa, serta situasi/kondisi tempat guru bertugas.

3. Kesesuaian karya tulis dengan kerangka penulisan hasil laporan karya ilmiah.

4. Hasil pembelajaran atau kebermanfaatan.

E. Tim Juri

Tim Juri dalam pelaksanaan Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional terdiri dari unsur Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan  Penjaminan Mutu Pendidikan, Balitbangdiknas, direktorat jenderal terkait, dan pakar yang relevan.

F. Hadiah dan Penghargaan

Bagi pemenang lomba disediakan hadiah berupa uang dengan total nilai sebesar  Rp. 427.000.000,- (Empat ratus  dua puluh tujuh  juta rupiah) dan piagam dari Menteri Pendidikan Nasional.

G. Mekanisme Penyelenggaraan

Mekanisme penyelenggaraan dijelaskan sebagai berikut :

1. Guru peserta lomba mengirimkan karya ilmiah inovasi pembelajaran yang di dalamnya dilengkapi dengan biodata, SK pengangkatan pertama menjadi guru, pengesahan dari kepala sekolah, pernyataan keaslian karya ilmiah,  deskripsi/evaluasi diri, dan dijilid rapi denganwarna cover sesuai jenjang  satuan pendidikan masing-masing, dikirimkan kepada:

”Panita Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional Tahun 2011”

Pusat Pengembangan Profesi Pendidik,

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan,

Kementerian Pendidikan Nasional

Komplek Kemdiknas Gedung D Lantai 14

Jl. Jenderal Sudirman Pintu I Senayan, Jakarta Pusat

Telp. (021) 57974126

http://www.pusbangprodik.org

2. Penilaian Administrasi Naskah:

Tahap pertama dilakukan penilaian naskah dilihat dari kelengkapan administrasi dan keseuaian dengan ketentuan lomba.

3. Penilaian Penentuan Finalis :

a. Tahap kedua dilakukan penilaian terhadap karya ilmiah dilihat dari substansi materi yang dinilai oleh suatu tim penilai tingkat nasional untuk memilih dan menentukan sejumlah karya ilmiah terbaik sebagai finalis.

b. Peserta yang terpilih sebagai finalis lomba akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti  penilaian penentuan pemenang Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Tingkat Nasional pada waktu yang ditentukan.

4. Penilaian Penentuan Pemenang Tingkat Nasional : Penilaian penentuan pemenang atau juara tingkat nasional dilakukan oleh tim penilai ahli dengan cara wawancara, presentasi dan/atau menggunakan alat  evaluasi lainnya untuk menentukan akurasi dan otentisitas keberhasilan pembelajaran atau bimbingan dan konseling dan keaslian karya para finalis.

5. Penetapan Pemenang Tingkat Nasional

a. Menteri Pendidikan Nasional menetapkan  pemenang I, II dan III untuk masing-masing kelompok pada tiap-tiap jenjang satuan pendidikan.

b. Menteri Pendidikan Nasional memberian penghargaan dan hadiah kepada para pemenang.

H. Tema, Materi, dan Isi Karya Lomba

Sesuai dengan proses seleksi di atas, karya lomba peserta harus mengacu kepada hal-hal sebagai berikut:

1. Tema

Tema lomba adalah  “Melalui Lomba Keberhasilan Guru dalam Pembelajaran Kita Wujudkan Guru yang Profesional dan Bermartabat untuk Pendidikan Bermutu”.

2. Materi

Strategi pembelajaran untuk semua mata pelajaran  pada semua jenis dan jenjang pendidikan sesuai dengan bidang tugas masingmasing.

3. Isi

a. Kegiatan penelitian, kajian, evaluasi, deskripsi, atau penciptaan karya inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh guru dan terbukti berhasil meningkatkan proses dan/atau hasil pembelajaran.

b. Upaya nyata guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kegiatan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian proses dan hasil pembelajaran.

c. Berdasarkan pengalaman nyata yang telah dilakukan guru sesuai dengan bidang tugasnya dan terbukti berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran.

I. Kerangka Penulisan

1. Bagian awal

a. Halaman judul

1) Judul singkat, jelas, relevan dengan isi tulisan, dan diketik dengan huruf kapital.

2) Nama penulis.

3) Kedudukan guru yang menyatakan keberadaan guru pada satuan pendidikan SD/SLB/SMP/SMA/SMK dan mata pelajaran yang menjadi bidang tugasnya.

4) Tanggal penulisan.

b. Halaman pernyataan dan pengesahan kepala sekolah.

Lembaran  ini memuat pernyataan dari guru peserta lomba, bahwa karyanya merupakan karya asli dan belum pernah  diikutkan dalam lomba sejenis. Pernyataan ini ditandatangani  oleh guru peserta lomba dan mendapat  pengesahan atau  persetujuan kepala sekolah dengan bukti tanda tangan, nama, NIP/NIGB/NIY (kalau ada) dan stempel sekolah.

c. Kata Pengantar

d. Daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran bila ada

e. Abstraksi (ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris sebanyak 200 – 300 kata)

2. Bagian inti pembahasan

a. Pendahuluan

Pendahuluan berisi atau mengungkapkan antara lain hal-hal sebagai berikut :

1) Latar belakang

o Menggambarkan bahwa topik atau  fakta yang dikemukakan merupakan  permasalahan  nyata di

kelasnya.

o Menggambarkan bahwa fokus atau substansi utama karya lomba mampu mengatasi permasalahan

pembelajaran dan meningkatkan hasilnya di kelasnya

2) Rumusan masalah yang menggambarkan ruang lingkup atau pembatasan kegiatan pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan topik atau fokus permasalahan.

3) Tujuan dan manfaat dari fokus atau substansi utama karya lomba. Rumuskan  secara rinci tujuan (umum dan khusus),dan manfaat dari karya lomba bagi peserta didik, sesama guru, sekolah, dan KKG/MGMP.

b. Kajian teori atau tinjauan pustaka.

Berisi definisi konsep, definisi operasional dan/atau kajian teoritis yang mendasari fokus atau substansi karya lomba. Cara mengutip dan tata tulis referensi atau daftar pustaka menggunakan aturan yang lazim dipakai dalam penulisan karya tulis ilmiah.

c. Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran, sehingga melahirkan  hasil terbaik, yang dibuktikan dengan mutu hasil belajar atau perubahan yang signifikan dari perilaku siswa.

Dalam pembahasan dikemukakan tentang  pengalaman nyata guru  yang terbukti berhasil  memecahkan permasalahan di kelasnya, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,.

1) Bila fokus atau substansi lomba berupa pembuatan alat/karya kreatif dan inovatif, langkah-langkah yang harus dilaporkan adalah sbb:

a) Rancangan alat

b) Proses pembuatan alat

c) Pembuatan manual/pedoman penggunaan alat

d) Prosedur penggunaan alat dalam pembelajaran

e) Hasil yang diperoleh

f) Evaluasi kebermanfaatan alat

2) Bila fokus dan substansi lomba berupa penerapan metodologi pembelajaran maka langkah-langkah yang harus dilaporkan adalah sbb:

a) Merancang pembelajaran; termasuk penyusunan silabus, RPP, dan skenario pembelajaran

b) Pelaksanaan pembelajaran dengan metode yang dirancang termasuk instrumen  atau alat bantu yang digunakan.

c) Hasil yang diperoleh

d) Evaluasi keberhasilan pembelajaran.

d. Simpulan dan saran-saran

1) Simpulan utama  sesuai dengan fokus atau  substansi lomba.

2) Saran-saran yang ditujukan baik kepada teman sejawat, pengelola satuan pendidikan atau berbagai pihak lain yang relevan.

3. Bagian Akhir

a. Daftar pustaka

b. Lampiran data-data yang diperlukan untuk menunjang kebenaran laporan kegiatan, misalnya:  data hasil belajar, instrumen pengukuran yang digunakan program pembelajaran, foto-foto, video proses pembelajaran (bila ada)  dan lain-lain.

c. Lampiran biodata peserta yang disahkan oleh kepala sekolah (lihat contoh Lampiran 2).

Lampiran 1

CONTOH KERANGKA PENULISAN

Halaman Judul

Halaman Pengesahan

Kata Pengantar

Abstrak (200- 300 kata)

Daftar Isi

Bab I  Pendahuluan

A. Latar Belakang

B. Ruang Lingkup

C. Tujuan

D. Sajian Definisi (apabila ada)

Bab II Langkah-Langkah Pelaksanaan

A. Rancangan alat/skenario pembelajaran

B. Penerapan alat/metodologi dalam pembelajran

C. Instrumen atau alat pengumpulan data

D. Validasi instrumen atau prosedur pembelajaran

E. Teknik analisis data

Bab III  Laporan Hasil

A. Deskripsi hasil pembelajaran

B. Analisis hasil pembelajaran

Bab IV Kesimpulan dan Saran

A. Kesimpulan

B. Saran

Daftar Pustaka

Lampiran

1. Data/informasi yang relevan

2. Biodata

file lengkap : download DISINI

Rangkap Mata Pelajaran Hambat Kreativitas Guru


Kecenderungan merangkapkan sejumlah mata pelajaran pada seorang guru berpotensi menghambat kreativitas guru, terutama pada bidang studi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Dengan jadwal mengajar yang ketat, ditambah materi yang padat, guru tidak lagi sempat membuat suasana pembelajaran jadi menarik.

Mereka akhirnya terpaku pada materi di buku pelajaran yang kaku. Padahal, bidang MIPA justru lebih menarik jika dikontekskan dengan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,¡¨ ujar Prof Dr Masno Ginting, Presiden Olimpiade Sains Internasional Yunior, di Gedung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, rabu (16/2), seusai berbicara dalam pelatihan guru Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) tingkat SD/MI. Read the rest of this entry

Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011


Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerjasama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-19 Tahun 2011. LKIG adalah ajang lomba kreativitas bagi guru dalam upaya pengembangan proses pembelajaran guna mempermudah pemahaman ilmu pengetahuan bagi para peserta didik.

TINGKAT DAN BIDANG LOMBA
* Guru SD/sederajat: umum (salah satu pelajaran)
* Guru SMP/sederajat dan SMA/sederajat: 2 Bidang yaitu Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan(IPSK) dan Bidang Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknologi (MIPATEK) Read the rest of this entry

Penelitian Pendidikan untuk Lomba Karya Tulis Guru


Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2008: 3). Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan sistematis. Rasional berarti harus dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau penalaran manusia. Empiris berarti cara yang dilakukan dapat diamati oleh indera manusia, sehingga orang lain pun dapat melakukan kegiatan yang sama. Sistematis, artinya proses yang dilalui dalam penelitian tersebut menggunakan langkah-langkah tertentu yang logis.

Data yang diperoleh dalam suatu penelitian adalah data empiris (teramati) yang mempunyai kriteria tertentu yaitu valid. Validitas suatu data menunjukkan derajat ketepatan antara data sesungguhnya dengan data yang dikumpulkan peneliti. Read the rest of this entry

PengajarPlus, Situs Guru dan Dosen Nasional


VIVAnews – Edukasi kini bisa dijamah melalui berbagai media, termasuk Internet. Sejumlah pengembang memanfaatkan website sebagai wadah belajar dan mengajar via Internet. Misalnya, Haisobat, situs belajar interaktif untuk anak. Atau, SahabatGuru, mendiskusikan seputar perkembangan atau persoalan terkini di dunia belajar-mengajar matematika.

Seperti website-website sebelumnya,pengajarplus.com juga demikian. Dikembangkan oleh Satu Solusi awal April ini, situs ini menyasar para guru hingga dosen universitas.

“Situs ini merupakan wadah komunitas pengembangan mutu guru se-Indonesia yang dibentuk oleh Satu Solusi dalam program Satu Solusi untuk Pendidikan,” kata Abbi Angkasa Perdana, Presiden Direktur PT Satusolusi Intermedia Utama, dalam keterangannya, Kamis, 7 April 2011.
Read the rest of this entry

Prosedur bagi yang memilih jalur Portofolio Sertifikasi Guru 2011


Bagi guru yang memilih pola PF, mengikuti prosedur sebagai berikut.

  1. Peserta wajib mengikuti tes awal secara online. Tes awal online dikoordinasikan oleh KSG melalui website http://ksg.dikti.go.id yang hanya dapat dibuka di ICT Center Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi guru.
  2. Peserta dinyatakan lulus tes awal apabila mencapai skor sama dengan atau lebih tinggi dari batas kelulusan yang ditetapkan oleh KSG.
  3. Peserta yang lulus tes awal mendapatkan printout bukti kelulusan dari ICT Center dan diwajibkan menyusun portofolio. Fotokopi bukti kelulusan tes awal dilampirkan dalam bendel portofolio. Peserta yang tidak lulus dalam tes awal secara otomatis menjadi peserta sertifikasi pola PLPG.
  4. Portofolio yang telah disusun diserahkan kepada Rayon LPTK melalui dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk dinilai oleh asesor.
  • Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi guru dapat mencapai passsing grade, dilakukan verifikasi terhadap portofolio yang disusun. Sebaliknya, jika hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi guru tidak mencapai passsing grade, guru yang bersangkutan secara otomatis menjadi peserta pola PLPG.
  • 2) Apabila skor hasil penilaian portofolio mencapai passing grade, namun secara administrasi masih ada kekurangan maka peserta harus melengkapi kekurangan tersebut (melengkapi administrasi atau MA2) untuk selanjutnya dilakukan verifikasi terhadap portofolio yang disusun.
  • 3) Apabila hasil verifikasi mencapai batas kelulusan dan dinyatakan lulus, guru yang bersangkutan memperoleh sertifikat pendidik. Sebaliknya, apabila hasil verifikasi portofolio tidak mencapai passing grade, guru secara otomatis menjadi peserta sertifikasi pola PLPG.
  1. Peserta PLPG terdiri atas guru yang memilih (1) sertifikasi pola PLPG, (2) pola PF tetapi tidak lulus tes awal atau tidak mencapai passing grade penilaian portofolio atau tidak lulus verifikasi portofolio (TLVP), dan (3) PSPL tetapi berstatus tidak memenuhi persyaratan (TMP). Waktu  pelaksanaan PLPG ditentukan oleh Rayon LPTK sesuai ketentuan yang tertuang dalam Rambu-Rambu Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku 4).

 

SUMBER : Buku 3 – Panduan Penyusunan Portofolio Sertifikasi Guru dalam Jabatan Tahun 2011

  • Back Link