Arsip Blog

Efek Formalin Pada Manusia


Formaldehida merupakan senyawa yang terdapat pada formalin. Karena resin formaldehida dipakai dalam bahan konstruksi seperti kayu lapis/tripleks, karpet, dan busa semprot dan isolasi, serta karena resin ini melepaskan formaldehida pelan-pelan, formaldehida merupakan salah satu polutan dalam ruangan yang sering ditemukan. Apabila kadar di udara lebih dari 0.1 mg/kg, formaldehida yang terhisap bisa menyebabkan iritasi kepala dan membran mukosa, yang menyebabkan keluar air mata, pusing, teggorokan serasa terbakar, serta kegerahan. Read the rest of this entry

Ketika Pendosa Berlimpah Harta Kekayaan


“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa” (QS Al-An’am [6]: 44).

 

“Ustadz, mengapa ada orang atau keluarga yang tidak taat beragama; tidak shalat, tidak puasa, tapi rezekinya melimpah, usahanya sukses, kaya dan sekilas kelihatannya bahagia?” tanya seorang jamaah haji kepada saya. Pertanyaan ini tampaknya mewakili masyarakat yang penasaran melihat fenomena orang yang ahli ibadah tapi hidupnya serba kesulitan. Sementara di sisi lain, ada orang atau keluarga yang ahli maksiat, koruptor, dan tidak taat menjalankan agama, tapi hidup dengan bergelimang kekayaan. Rezeki mereka seperti banjir; mudah datangnya dan begitu melimpah. Read the rest of this entry

Internalisasi Sifat-Sifat Illahi


Dalam idiom keagamaan terdapat kata Khalik dan makhluk. Khalik adalah pencipta, sementara makhluk adalah yang diciptakan. Dalam pengertiannya yang mutlak, istilah Khalik hanya mengacu pada Tuhan, sementara makhluk mengacu kepada semua realitas selain diri-Nya. Di antara sekian banyak ciptaan itu adalah manusia yang paling tinggi dan prima kedudukannya. Dalam Alquran bahkan disebutkan secara tegas bahwa manusia merupakan makhluk yang mendapatkan percikan Ruh-Nya.

Dalam riwayat hadis juga disebutkan bahwa manusia diciptakan sesuai dengan citra Tuhan. Innallaha Khalqa adam ala Shuratihi (Sungguh, Allah menciptakan manusia sesuai dengan citra-Nya). Fakta empiris juga menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk paling unik yang tak pernah selesai difahami dan didefinisikan. Definisi manusia yang dihasilkan ilmu politik, akan jauh berbeda dengan definisi ilmu ekonomi. Definisi manusia dari ilmu sosial jauh berbeda dengan definisi ilmu agama, sehingga sampai sekarang pun manusia masih belum bisa memotret dirinya secara utuh dan menyeluruh. Man the unknown, manusia makhluk yang tetap mengandung misteri yang tak terfahami. Read the rest of this entry

Manusia Paripurna


Allah telah menciptakan manusia dengan sempurna. Dan, tidak ada satu pun yang Allah ciptakan dengan sia-sia dan main-main. Ini sebagaimana Allah jelaskan dalam firman-Nya, ”Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS 95: 4). Dalam ayat lainnya Allah berfirman, ”Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS 23: 115).

Kesempurnaan kita sebagai manusia harus disyukuri. Salah satu bentuk kesyukuran tersebut adalah kita beribadah kepada Allah dan menjalankan ajaran-Nya. Allah berfirman, ”Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS 51: 56).

Read the rest of this entry

  • Back Link