Arsip Blog

Prosedur bagi yang memilih jalur Portofolio Sertifikasi Guru 2011


Bagi guru yang memilih pola PF, mengikuti prosedur sebagai berikut.

  1. Peserta wajib mengikuti tes awal secara online. Tes awal online dikoordinasikan oleh KSG melalui website http://ksg.dikti.go.id yang hanya dapat dibuka di ICT Center Rayon LPTK penyelenggara sertifikasi guru.
  2. Peserta dinyatakan lulus tes awal apabila mencapai skor sama dengan atau lebih tinggi dari batas kelulusan yang ditetapkan oleh KSG.
  3. Peserta yang lulus tes awal mendapatkan printout bukti kelulusan dari ICT Center dan diwajibkan menyusun portofolio. Fotokopi bukti kelulusan tes awal dilampirkan dalam bendel portofolio. Peserta yang tidak lulus dalam tes awal secara otomatis menjadi peserta sertifikasi pola PLPG.
  4. Portofolio yang telah disusun diserahkan kepada Rayon LPTK melalui dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota untuk dinilai oleh asesor.
  • Apabila hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi guru dapat mencapai passsing grade, dilakukan verifikasi terhadap portofolio yang disusun. Sebaliknya, jika hasil penilaian portofolio peserta sertifikasi guru tidak mencapai passsing grade, guru yang bersangkutan secara otomatis menjadi peserta pola PLPG.
  • 2) Apabila skor hasil penilaian portofolio mencapai passing grade, namun secara administrasi masih ada kekurangan maka peserta harus melengkapi kekurangan tersebut (melengkapi administrasi atau MA2) untuk selanjutnya dilakukan verifikasi terhadap portofolio yang disusun.
  • 3) Apabila hasil verifikasi mencapai batas kelulusan dan dinyatakan lulus, guru yang bersangkutan memperoleh sertifikat pendidik. Sebaliknya, apabila hasil verifikasi portofolio tidak mencapai passing grade, guru secara otomatis menjadi peserta sertifikasi pola PLPG.
  1. Peserta PLPG terdiri atas guru yang memilih (1) sertifikasi pola PLPG, (2) pola PF tetapi tidak lulus tes awal atau tidak mencapai passing grade penilaian portofolio atau tidak lulus verifikasi portofolio (TLVP), dan (3) PSPL tetapi berstatus tidak memenuhi persyaratan (TMP). Waktu  pelaksanaan PLPG ditentukan oleh Rayon LPTK sesuai ketentuan yang tertuang dalam Rambu-Rambu Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku 4).

 

SUMBER : Buku 3 – Panduan Penyusunan Portofolio Sertifikasi Guru dalam Jabatan Tahun 2011

Passing Grade Penilaian Portofolio Guru Sertifikasi 2011


Passing grade penilaian portofolio adalah 750, dengan mengikuti ketentuan pengelompokan sepuluh komponen portofolio ke dalam unsur A, B, dan C sebagai berikut.

1. Unsur A: Kualifikasi dan Tugas Pokok

Unsur kualifikasi dan tugas pokok terdiri atas tiga komponen, yaitu: a. Kualifikasi akademik b. Pengalaman mengajar c. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Total skor unsur A minimal 325, semua komponen pada unsur ini tidak boleh kosong, dan skor komponen perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran (1.c) minimal 120.

2. Unsur B: Pengembangan Profesi

Unsur pengembangan profesi terdiri atas empat komponen, yaitu: a. Pendidikan dan pelatihan b. Penilaian dari atasan dan pengawas c. Prestasi akademik d. Karya pengembangan profesi Total skor unsur B minimal 280, khusus untuk guru yang ditugaskan pada daerah khusus minimal 175, dan skor komponen penilaian dari atasan dan pengawas (2.b) minimal 70.

3. Unsur C: Pendukung Profesi

Unsur pendukung profesi terdiri atas tiga komponen, yaitu: a. Keikutsertaan dalam forum ilmiah b. Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial c. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan Total skor unsur C minimal 1.

SUMBER : Buku 3 – Panduan Penyusunan Portofolio Sertifikasi Guru dalam Jabatan Tahun 2011

Struktur Portofolio Sertifikasi Guru 2011


Portofolio disusun dengan urutan sebagai berikut.

1. Halaman sampul

2. Daftar isi

3. Instrumen portofolio, yang meliputi: (a) identitas peserta dan pengesahan, dan (b) komponen portofolio yang telah diisi.

4. Bukti fisik atau portofolio meliputi komponen sebagai berikut.

a. Kualifikasi Akademik

b. Pendidikan dan Pelatihan

Read the rest of this entry

Penjelasan Komponen Portofolio Sertifikasi Guru 2011


1. Kualifikasi akademik adalah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh Guru sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan. Sesuai dengan UU No. 14 tahun 2005 dan Permendiknas No. 16 Tahun 2007 kualifikasi akademik minimal yang harus dimiliki guru adalah S-1/D-IV relevan dengan matapelajaran yang diampu dan dari program studi terakreditasi. Bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik minimal tetapi telah memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi sesuai Ketentuan Peralihan Pasal 66 PP 74 Tahun 2008, kualifikasi akademik dimaksud adalah pendidikan terakhir yang dimiliki guru peserta sertifikasi tersebut. Bukti fisik kualifikasi akademik berupa foto kopi ijazah pendidikan tinggi/sertifikat diploma (bagi lulusan D-IV/S-1/S-2/S-3) atau fotokopi ijazah pendidikan terakhir (bagi guru yang belum D-IV/S-1) yang dilegalisasi oleh perguruan tinggi (lembaga pendidikan formal) yang mengeluarkannya. Apabila perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut tidak beroperasi lagi (tutup), maka legalisasi ijazah dilakukan oleh kopertis wilayah perguruan tinggi tersebut berada.

Read the rest of this entry

  • Back Link